MORFOLOGI
Assalammu’alaikum warahmatullah wabarakatuh teman teman.. back again nih sama saya,with the same name and the same person hahah.. but today pembahasan kita beda lagi yaaJ kita akan membahas sedikit dari pembagian linguistic tentang Morfologi ya teman temanJJ
Assalammu’alaikum warahmatullah wabarakatuh teman teman.. back again nih sama saya,with the same name and the same person hahah.. but today pembahasan kita beda lagi yaaJ kita akan membahas sedikit dari pembagian linguistic tentang Morfologi ya teman temanJJ
Disini kita akan membahas, apa sih itu morfologi? Kok saya
memilih ini? Gitu lah yakan hehe
Nah ,, disini saya akan menjelaskan mengapa saya memilih
morfologi. Menurut saya, menurut saya nih yaa wkwkw bagi saya dibagian morfologi
ini cukup menarik pembahasannya. Disini nanti kita akan mempelajari Morfem
juga, dimana morfem itu juga bagian dari linguistic. Dan ada juga yang memberi
definisi morfem itu sebagai satu satuan bentuk terkecil yang mempunyai arti. Dimorfologi
ini kita akan menganalisis struktur bentuk dan klasifikasi kata kata hingga
menjadi interesting and cute.
Langsung aja ya teman teman ke pembahasannyaJJ
MORFOLOGI
ð
Yaitu ilmu struktur gramatik kata kata, atau
bentuk kata kata. Morfologi juga perubahan satu bentuk (asal) kata menjadi
bermacam macam bentukan unrtuk mendapatkan makna yang berbeda, yang perubahan
ini, makna yang berbeda itu tak akan datang atau terlahirkan. Perubahan
perubahan bentuk inilah yang diajarkan morfologi (morphe = form = bentuk)
Morfem mempunyai arti sendiri disebut base atau root yaitu asal kata, sedangkan morfem yang ditambahkan pada asal
kata itu disebut affix(imbuhan) dan
terbagi menjadi dua : yang ditambahkan didepan asal kata disebut prefix, yang dibelakang dinamai suffix. Un- pada unwiswe adalah prefix, sedangkan
–Iy pada wisely adalah suffix.
ada juga pembagian morfem kedalam devirasi dan infeksi (devirational dan inflectional) . imbuhan
derivasi merubah leksikal asal kata, dengan kata lain mempengaruhi perubahan
gramatik. Dan imbuhan infleksi memodifikasi tanda tanda gramik seperti jumlah, pelaku, jenis kelamin, dan
sebagainya.
Morfem juga memiliki variasi yang disebut almof (allomorph) yang biasa terdiri
dari variasi fonetik dalam satu lingkungan fonetik dari morfem tersebut.
Contohnya : kata kata cats, dogs, dan horses . dalam ketiga kata tersebut infleksinya sama yaitu dengan
menambah –s pada akhir kata. Tapi dalam pengucapannya ketiga kata itu berbeda. Cats berakhir pada bunyi /s/, dogs pada /z/ dan horses pada /iz/. Disini terlihat perbedaan variasi ini dosebabkan karena
lingkungan fonetik yang berbeda, dan ini dinamai morphophonemic alternations, yaitu ragam ragam morfem yang
disebabkan karena perbedaan fonem. Hal yang sama berlaku pula pada morfem –s
untuk menunjuk kepunyaan dan petunjuk pihak ketiga tunggal dalam kata kerja
bentuk present tense.
Morfem past
tense pun mempunyai alomof-alomof seperti pada walked, grabbed, dan wanted. Infleksi –ed pada ketiga kata tersebut
diucapkan /t/. /d/, dan /id/. Variasi ini juga disebabkan karena lingkingan
fonetik yang beda.
Dua macam lagi penggolongan bahasa berdasarkan pada
morfologi yaitu : agglutinative dan polysynthetic. dalam bahasa
agglutinative akhiran jamak umpamanya hampir tetap dalam kombinasi apapun.
Bahasa polysynthetic, berarti bahasa yang melebihi bahasa synthetic biasa.
Dalam bahasa ini satu kata mendapat tambahan morfem morfem terikat, hingga satu
kata berkembang menjadi fase lalu kalimat.
Nah ada juga ni hubungan morfologi dengan bahasa lainnya.
- morfologi dan lesikologi, lesikologi mempelajari seluk beluk kata ialah mempelajari perbendaharaan kata dalam suatu bahasa, mempelajari pemakainan kata serta artinya seperti dipakai oleh masyarakat pemakai bahasa. cth: ' sudah jadi ( tentang masakan)'. misalnya meskipun sudah se jam direbus, belum masak juga ubi ini.
- morfologi dan etimologi, jika dibidang arti ada pendekatan antara morfologi dan leksokologi, maka dibidang bentuk ada pendekatan antara morfologi dan etimologi. Disamping kata kena, terdapat kata berkenan, disamping kata ia terdapat kata dia, yang dan nya. disamping kata tua, terdapat kata tuhan.
- Morfologi dan sintaksis, baik morfologi maupun sintaksis merupakan bagian dari ilmu bahasa. morfologi mempelajari seluk beluk bentuk kata. satuan yang paling kecil yang diselidiki oleh morfologi ialah morferm, sedangkan yang paling besar berupa kata. berbeda dengan sintaksis yang mempelajari hubungan antara kata / frase / klausa/. kalimat yang satu denagn kata /frase/ klausa/ kalimat yang lain.
Nah kesimpulannya
dari sedikit penjelasan diatas, dapat kita ketahui bahwa morfologi adalah ilmu yang mempelajari dan menganalisis struktur, bentuk, dan klasifikasi kata kata. didalam ilmu morfologi kita juga bisa membahas pengertian morfem,alomorf, morfem dan kata, hubungan morfologi dengan bahasa dan yang lainnya.